Silahkan Pilih Warna Latar Blog ini Sesuai Dengan kenyamanan Anda

Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kuliner. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Oktober 2012

Permen Susu Khas Sumbawa

Permen susu merupakan makanan khas Sumbawa yang berbahan dasar susu murni kerbau/sapi Sumbawa dan gula pasir. Makanan khas daerah ini memiliki rasa yang enak dan digemari masyarakat. Makanan ini sehat karena berbahan dasar susu dan tidak mengandung bahan pengawet sehingga umumnya tahan selama 3 bulan.
 
Sentra permen susu di Sumbawa terletak di Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara.  Di sentra ini terdapat sekurangnya 6 Unit Industri Permen Susu.  Harga jual permen susu rata-rata untuk kemasan 125 gr Rp 12.500,00 ; kemasan 250 gr Rp 25.000,00 ; kemasan 500 gr Rp 50.000,00 ; dan 1 kg Rp 100.000,00. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk kebutuhan pemesanan produk dapat melalui kontak berikut :
 
       Selamat Gama
cp. Ibu Jaimah
Desa Penyaring Bawah RT 01 RW 04, Moyo Utara
Hp. 081915905752 
 
Riskika
cp. Ibu Siti Aisyah
Desa Penyaring B  RT 01 RW 04, Moyo Utara
       Hp.  081339642023
 
Dinda
cp. Ibu Yeni Wahyuni
Desa Penyaring Bawah, Moyo Utara
Hp.  085239980872
 
Harapan Jaya
cp. Ibu Sulmiyati
Desa Penyaring Bawah , Moyo Utara
       Hp.  085239883554
 
Awara
cp. Ibu Umi Salamah
Desa Penyaring Atas , Moyo Utara
Hp. 081933960929 
 
Ibu Pat
cp. Ibu Fatmawati
Desa Penyaring Bawah, Moyo Utara
Hp.  081353633421
»»  Baca Selengkapnya

Susu Kuda Liar - Sumbawa


Anda mungkin pernah mendengar atau melihat iklan mengenai susu kuda liar (belakangan disebut susu kuda sumbawa). Dalam iklan tersebut, seringkali disebut bahwa susu kuda liar dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti penyakit jantung, hipertensi, kanker payudara, kanker leher rahim, dan bahkan meningkatkan gairah seksual.

Benarkah demikian? Klaim-klaim semacam itu masih membutuhkan penelitian panjang untuk membuktikannya. Namun, dari bukti ilmiah yang ada, susu kuda memang memiliki sejumlah keunggulan yang perlu dipertimbangkan. Berikut adalah 5 di antaranya:

1. Kaya vitamin
Kandungan vitamin susu kuda lebih banyak daripada susu sapi. Vitamin dan mineral yang terkandung dalam susu kuda antara lain: Vitamin A, B2, B6, B12, C, E,  zat besi, kalsium, kalium dan magnesium.

2. Menyembuhkan radang usus
Para peneliti dari Universitas Jena di Jerman menemukan bahwa susu kuda membantu mengatasi gangguan radang usus besar, yang biasanya ditandai dengan diare hebat bercampur darah.
Radang usus dapat timbul karena terlalu banyak bakteri buruk di dalam usus. Bakteri itu menciptakan racun yang mengiritasi dinding usus dan diserap ke dalam darah. Hal ini pada gilirannya menimbulkan diare atau sembelit, usus bergejolak, perut kembung, mual dan meningkatkan produksi asam lambung. Susu kuda merangsang pertumbuhan bakteri baik dalam usus, sehingga bakteri buruk tidak dapat berkembang lebih lanjut dan zat-zat beracun dalam darah bisa dibuang.

3. Cocok sebagai pengganti susu sapi
Kata Dr Rene Madeleyn dari departemen pediatrik di RS Filder di Stuttgart: “susu kuda yang mengandung banyak antibodi penetralisir bakteri dan virus ini adalah susu hewan paling mirip dengan susu manusia… Kami sering memberikannya kepada bayi prematur untuk meningkatkan kekuatan dan kekebalan.”
Susu kuda sangat mirip dengan air susu ibu baik dari segi kandungan gizi maupun komposisinya. Selain susu kambing, susu kuda dapat menjadi alternatif bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi. Namun berhati-hatilah dalam memilih produknya karena bila penyiapannya tidak steril maka dapat berbahaya bagi bayi. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum memberikan susu kuda kepada bayi.

4. Menyembuhkan eksim
Eksim adalah salah satu penyakit kulit paling umum yang menyebabkan infeksi lokal yang ditandai dengan gatal, kemerahan, bengkak dan lecet. Susu kuda yang dikentalkan dan dicampur dengan lidah buaya dapat mengurangi gejala eksim hingga 30%.

5. Lebih awet
Susu kuda mengandung komponen antibakteri alami sehingga membuat susu menjadi awet.

 



»»  Baca Selengkapnya

LEZATNYA SINGANG KHAS SUMBAWA

Pulau Sumbawa, utamanya Kabupaten Sumbawa, selain dikenal daerah yang kaya bahan tambang dan sentra peternakan, ternyata juga memiliki khazanah kuliner yang sangat menggugah selera. Salah satu khazanah kuliner itu adalah Singang.

http://himpalaunas.com/sites/himpalaunas.com/files/imagecache/Img_Post/singang.jpg
Singang, begitulah masyarakat di Sumbawa menamai masakan tradisional berbahan ikan segar ini. Ikan segar yang dibumbui dengan berbagai macam rempah tersebut selintas mirip dengan gulai ikan karena kuahnya.

Dari tampilannya saja, kuah Singang sudah cukup menggugah selera. Warna kuah yang kekuningan dipadu dengan warna hijau daun kemangi dan warna merah cabe rawit, menjadikan menu masakan ini terlihat segar. Sementara rasa kuah Singang yang didalamnya ada asam Jawanya, terasa agak asam, tapi sangat lezat.

Untuk bisa menikmati menu masakan ini di Sumbawa tidak terlalu sulit, karena cukup banyak warung makan di daerah tersebut yang menyediakan menu yang satu ini. Salah satu warung yang sudah lama menyajikan masakan khas ini berada di dekat monumen arah kota Sumbawa.

Singang, menurut pengelola warung makan di Sumbawa, berbahan ikan segar. Ikan yang dipilih boleh apa saja. Namun, mereka menganjurkan menggunakan ikan bandeng atau kakap. Sebelum dimasak, ikan dipotong-potong sesuai selera. Sedangkan bumbu-bumbu yang dibutuhkan seperti cabe rawit, bawang putih & bawang merah, kemiri, kunyit untuk menghilangkan bau dan memberi warna masakan, asam Jawa secukupnya, minyak goreng secukupnya, daun kemangi , cabe rawit ijo dan air secukupnya.

Untuk memasaknya, semua bumbu dihaluskan, mencapurkan asam Jawa dengan air putih, memanaskan minyak goreng untuk menumis bumbu hingga baunya harum. Setelah itu, masukan air asam Jawa hingga mendidih, masukan ikan hingga mengental
.
Langkah berikutnya, memmasukkan cabe rawit kemangi ( tidak perlu terlalu lama), diangkat dan dituangkan ke dalam mangkuk dan siap dihidangkan bersama nasi putih. Singang sangat nikmat disajikan dalam keadaan panas. (*)




Artikel dikutip dari : http://www.antaramataram.com/
 
»»  Baca Selengkapnya

MANJAREAL - JAJANAN KHAS SUMBAWA

 
Manjareal adalah jajanan khas yang cukup populer di kalangan masyarakat Sumbawa.  Panganan yang terbuat dari kacang tanah dan gula ini mampu menggoyang lidah penikmatnya. Cocok disajikan sebagai camilan, oleh-oleh, dan banyak pula ditemukan sebagai jajanan lebaran masyarakat Sumbawa. Keunikan makanan ini adalah kemasannya yang dibentuk sedemikian rupa dari daun lontar sehingga berkesan tradisional. Anda dapat memperolehnya di berbagai supermarket di wilayah Sumbawa dan sekitarnya.
»»  Baca Selengkapnya

Sabtu, 20 Oktober 2012

MASAKAN SEPAT MASIH TERFAVORIT

Bagi masyarakat  Sumbawa (tau samawa) siapa yang tidak mengenal atau paling tidak pernah merasakan kenikmatan Sepat. Ya, hampir seluruh tau Samawa menggemari masakan yang satu ini. Selain cita rasanya yang unik dan beragam, Sepat mampu membangkitkan selera setiap penikmatnya. Tak heran karena rasanya tersebut, Sepat tetap menempati urutan pertama sebagai masakan yang paling digemari selama bulan ramadhan mengalahkan Ikan Sira Sang, Singang, Ikan Sira Padang dan masakan khas Sumbawa lainnya.

 
Sepat santan dengan tambahan kerupuk kulit

 
Dari survey yang kami lakukan, hampir setiap keluarga menyuguhkan Sepat sebagai hidangan berbuka puasa bahkan ada yang menikmati sepat setiap hari selama bulan ramadhan. Ibaratnya 30 hari puasa 30 kali masakan Sepat disajikan. Malahan ada beberapa keluarga yang menganggap, berbuka puasa terasa kurang lengkap tanpa ditemani sajian semangkuk Sepat. “berbuka puasa tanpa hidangan sepat, sepertinya kurag afdol” ujar Burhanuddin salah seorang penggemar sepat.

Bahan sepat terdiri dari ikan,ayam atau udang yang dibakar kemudian dimasukkan kedalam kuah asam yang sudah di campur dengan bahan-bahan yang dibakar juga seperti bawang merah,cabai,terong dan tomat. Biasanya dicampur juga dengan daun-daun mentah seperti Aru,Lomo,daun bawang dan Ruku. Bahan-bahan inipun tergantung selera si penikmatnya. Begitu juga dengan asam yang digunakan, bisa juga asam jawa (bage/seping), belimbing wuluh (binang) dan mangga muda yang ditambah dengan perasan jeruk limau.
  
Sepat ikan Bawal yang di campur dengan Udang

          
Walaupun Sepat merupakan masakan yang tergolong asam dan di konsumsi tidak berlebihan, jarang sekali kita menemui masyarakat yang mengalami gangguan lambung diakibatkan oleh masakan ini.

Budaya makan Sepat adalah budaya  makan yang tetap menghargai dan melestarikan Warisan kuliner nenek moyang yang selain menyehatkan,non kolestrol, high protein juga ramah lingkungan. (myd)


Source : http://patisamawa.wordpress.com/
»»  Baca Selengkapnya
Template by : kendhin x-template.blogspot.com