Silahkan Pilih Warna Latar Blog ini Sesuai Dengan kenyamanan Anda

Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Oktober 2012

Lawas Muda Mudi (Ramanjeng)

Malalo kau e surat
Bawa salam doa kaku
Bada ling ada rasate

Rasate kaku andi e
Ku potret kau kuni po
Ya timal nonda ku gita

Ajan mu gita rua ate
Lit rea ada si sisi
Ko kau no kuto sanga

Tingi mara palaning re
Nongka ku ngasan baruak
Ku roa rari ku kawa

Petang sarawi kuipi
Sipu ku kamata rua
Bato mo batepang datang

Datang kusangangkang rua
Kutulang kemas katawa
Andi no bosan ku tulang

Bua no bosan ku tulang
Manang mara ka tu pasuk
Tokal mara ka tu antin

Ku tulang bungkak angkang si
Bua ku tokal barangkang
Ku buya rua ling ate

Ada ke nasib ya kompal
Lamin bau si bakompal
Batinku senra ko andi

Nomonda ate sampe su
No soda ku su ko kau
Ko parana ku baesi

LAWAS SEMPU
Ngungku ayam ling samawa
Samung ling sanak do tokal
Mole tu sakompal ate

Ate ku belo ko sempu
Kusalontak mega pitu
Ngantung no ke beang bosan

Mara punti gama ina
Den kuning no tenri tana
Mate bakolat ke lolo

Balong tau no mu gegan
Lenge sempu no gantuna
Denganmu barema ngining

Ling dunia pang tu nanam
Pang akhirat pang tu matak
Ka tu boat po ya ada

Na asi mu samogang
Paboat aji ko Nenek
Ama krik slamat dunia akhirat

Kalalo tua balobo
Depar mo ne ku balangan
No monda susa inta ee

Manyak daeng bao tango
Ling uma pamanto daeng
Panto tu barapan kebo

Puji diri silalayang
Entek ko bao ling angina
Turen ko bawa buying si

Seribu dengan tu tokal
Lamin nonda tua sia
Selingong mata ku nulang


Artikel Dari : 
http://herijuve.wordpress.com/2009/06/03/kumpulan-lawas/
»»  Baca Selengkapnya

Membedah Lawas Samawa

Lawas adalah Seni Sastra yang sangat menonjol ditengah kehidupan masarakat. Bagi Tau Samawa Lawas ;  bukanlah sekedar seni sastra, namun Lawas juga sebagai bentuk media hiburan yang dapat dipertunjukkan atau dipertontonkan. Lawas ini diwariskan dan diturunkan dalam bentuk lisan oleh leluhur orang Sumbawa. Lawas juga menjadi sumber dari segala sumber seni. Ia bisa dilantunkan kedalam berbagai bentuk seni, misalnya, Seni Balawas, Rabalas Lawas, Malangko, Badede, Badiya, Bagandang, Bagesong, dan Sakeco, bahkan dalam bertutur atau bercerita pun biasa dismpaikan dalam bentuk Lawas.

Dalam Kamus Bahasa Sumbawa-Indonesia dikatakan bahwa Lawas adalah sejenis puisi atau pantun  khas Sumbawa sehingga juga disebut sebagai bahasa puitik Tau ( orang ) Sumbawa. Lawas terdiri atas tiga baris dalam satu bait atau ada pula yang terdiri dari empat atau enam baris. Bedanya dengan puisi atau pantun melayu terletak pada suku kata didalam setiap barisnya. Kalau pantun 7 suku kata, maka Lawas terdiri dari 8 suku kata dalam setiap barisnya. Jika lebih maka membacanya akan sangat sulit. Lawas ini biasa dilisankan atau dilantunkan pada upacara-upacara tertentu misalnya pada upacara Nyorong, bagian dari sebuah prosesi pernikahan. 

Lawas sebagai puisi lisan tradisional masyarakat Sumbawa hingga sekarang masih dapat kita jumpai atau nikmati dalam berbagai bentuk pertunjukkan di Sumbawa walau sebagian orang Sumbawa sudah tidak lagi mengenal atau lebih tepat disebut dengan tidak bisa Balawas. Sehingga di zaman modern sekarang ini, sedikitnya ada tiga katagori orang Sumbawa terhadap Lawas ini. Yang pertama : Tidak bisa Balawas ( membuat atau melantunkan ) namun mengerti akan makna dan filosofi dari Lawas tersebut. Kedua ; adalah sebaliknya ; Hanya bisa Balawas, tapi tidak mengerti atau memahami makna Lawas yang di lantunkan, sehingga tidak jarang lawas yang dibuat atau dilantunkan tidak berhubungan dengan kaidah-kaidah sebuah Lawas. Ketiga ; banyak diantara orang Sumbawa yang tidak bisa Balawas dan sama sekali tidak mengerti pula makna yang terkandung didalam bait-bait Lawas itu.

Lawas-lawas ini biasanya dipertunjukkan dalam dua bentuk, meliputi: Pertujukan di dipanggung dan pada saat orang bekerja di sawah dan di lading atau saat gotong royong membangun rumah, mengasuh anak, upacara adat, dan pada kegiatan Barapan Kebo ( Kerapan Kerbau ), yang kesemuanya itu merupakan tradisi dan budaya masarakat Sumbawa. Lawas juga dilantunkan pada saat beraktivitas misalnya untuk mengurangi rasa sepi, sebagai hiburan, mengalihkan perhatian dari pekerjaan yang dilakukan bahkan untuk melakukan kritikan-kritikan terhadap penguasa.

Kehadiran Lawas di Sumbawa awalnya tidak diketahui secara pasti namun diperkirakan dibawa oleh pembantu-pembantu Sultan Sumbawa yang pulang berguru Agama Islam di Aceh dan semenanjung Melayu dan Banjar. Dihubungkan kesana, karena Lawas sangat mirip dengan pantun melayu. Yang membedakan di suku kata. Lawas delapan suku kata, sedangkan pantun tujuh suku kata. Begitu pula dengan bentuknya, pantun diawali dengan sebuah perumpamaan atau ibarat, baru ke isi. Lawas pun demikian. Masarakat Sumbawa mengenal perumpamaan atau ibarat itu dengan EBAR. Ebar ini diambil dari lingkungan, seperti tumbuh-tumbuhan dll. Sebuah contoh Lawas yang biasa diperuntukkan bagi pengantin baru misalnya mengambil perumpamaan kepada bunga Oyong  atau dalam bahasa Sumbawa nya Tamuruk. 

Na Mara Kemang Tamuruk
Kekar Asar Gugir Subu
Maras Si Konang Sangara.


Lawas ini mengingatkan pengantin baru agar tidak seperti Bunga Oyong ( Tamuruk ) yang mekarnya sore hari namun gugur dan layu diwaktu subuh. Maknanya ; bahwa apalah artinya membangun sebuah rumah tangga yang hanya sesaat, padahal siapapun pasti menginginkan rumah tangga itu kekal sepanjang hidup. Dari itu itu orang tua berharap, agar rumah tangga itu bisa bertahan hingga ajal menjemput seperti yang terlukis dari sebuah lawas :

Mara Punti Gama Anak
Den Kuning No Tenri Tana’
Mate’ Bakolar Ke Lolo


Pohon pisang dilambangkan sebagai contoh yang pantas ditiru,walaupun dahannya mati dan menguning ia takkan lepas dari pohonnya.


Dari sebuah catatan, bahwa kehadiran Lawas bagi masyarakat Sumbawa pada awalnya berperan sebagai media ekspresi batin manusia dan sebagai perekam peristiwa yang terjadi di seputarnya. Apa yang tampak atau yang dipikirkan oleh masyarakat Sumbawa tempo dulu biasanya akan disampaikan melalui Lawas. Lawas seperti ini disebut pula dengan Lawas Loka karena sebagian besar lawas-lawas itu masing-masing bercerita tentang masanya. Sebuah contoh ketika orang-orang Makasar mulai berdatangan ke Sumbawa, orang-orang tua dahulu mencatat dan melukiskan sekaligus sebagai sebuah peringatan bagi anak dadi nya ( anak,keponakannya ) dengan sebuah Lawas.

Mana Si Kapasal Cinde
Min Kadadi Tali Lampak
Ya Rik Repa’ Si Leng Tau.
 
Mana Si Kapasal Lutung
Lamin Dadi Lapis Songko
Soan Jonyong Si Leng Tau

Makna bait pertama lawas diatas : Walaupun kita datang dari keturunan orang mulia, orang berada dlsb namun jika perangai dan sikap kita tidak terjaga apalagi menunjukkan kesombongan dan bangga akan kelebihan yang kita miliki maka pasti akan dicampakkan oleh orang lain. Bait pertama lawas diatas menceritakan bagaimana dahulu itu orang-orang Makassar datang dengan segala kebesaran dan kekayaan yang melimpah ruah ditambah dengan pengikut yang sangat banyak. Begitu pula dengan penampilan dari sebagian besar diantara mereka yang cenderung menganggap hina penduduk asli yang rata-rata tidak memiliki harta dan dari keturunan rakyat biasa. Lalu sebagian orang Sumbawa saat itu kebanyakan pula mengikuti pola tingkah para pendatang itu sehingga orang-orang seperti itu dijuluki oleh orang-orang tua dahulu dengan sebutan Tanja Makassar.
Melihat kondisi itu diperkirakan lahirlah Lawas diatas sebagai sebuah pasangingat dan pasatotang ( Peringatan dan Nasehat ) agar jangan meniru hal-hal yang tidak selaras dengan kehidupan orang kebanyakan seperti yang tertulis di bait terakhir lawas diatas. “ Walaupun kita datang dari orang kebanyakan atau rakyat jelata yang disimbulkan dengan Lutung ( sejenis kain berwarnah hitam ) namun bersikap bijaksana, beretika, bertata karma, dan memiliki perangai yang baik ( dilambangkan kain Lutung itu sebagai lapisan sebuah kopiah ) maka akan didengar, disegani, diteladani dan dijunjung oleh orang lain. 


Bang Mek Baeng Tulisan
»»  Baca Selengkapnya

Kumpulan Lawas Samawa

Lawas Akherat
 
Lale Lupa No Akhirat
Belo Angan Ko Dunia
Umir Rena Sajan Kurang
Kurang Umer No Tu Mikir
Tu Kalulu Leng Rasate
Nan Po Masa Ya Tu Nesal
Palangan Angkang Akhirat
Pasuru Datang Les Repan
Rame Rena Ke Mulia
Mulia Rena Parenta
Datang Talang Ke Bulaeng
Ya Sangisi Sabe Ijo
Parenta Nene Ko Nyawa
Ya Sakomong Sabe Ijo
Seri Rupa Mampis Rungan
Jira Nusung Ko Dunia
Kamilin Amal Akherat
Siong Desa Pang Tu Tokal
Ate Nusung Ko Dunia
No Monda Rajin Ibadat
Datang Mate Nan Po Mati

Lawas Sindiran :

Sima Kateman Tu Peno
Ngering Ate Ya Parasa
Pikir Tanang Ya Satepat
Meluk Satepat Ruana

Tu Bajatu No Ramenong
Ada Mata No Bagita
Seman Gama No Ramenong
Sapuan Ada Mo Tempa

No Balong Lamin Tu Turit
Na Turit Lenge Parange
Menong Gama Ling Satotang
Lema Mampis Bawa Rungan
Lawas Pasatotang :
 
Berat Tu Balin Rasate
Mangan Nginim No Mo Ruris
Ngantok Konang No Lap Mata

Meluk Ya Bau Lap Mata
Ate Pikir Desa Darat
Meluk Cara Ya Tu Bangun
Ka Tu Bangun Ola Tenrang
Masi Sate Ya Sarusak
Ke Kateman Ling No Nyata
Dapat Ling Sanompo Ngano
Nyata Si Neja Tugita
Tu Sarusak Desa Darat **
Rasate Sopo Ke Jangi
Mara Lanang Tengke Turis
Mana Layu No Si Bosan
Na Mu Arap Ya Tu Bosan
Lagi Balong Si Bajatu
Tu Bela Mana Tu Mate
Nan Po Kira Ya Tu Bosan
Min Balangan No Mo Ruris
Tu Satepat No Mo Tepat

Ma Bau Balangan Ruris
Laga Ke Menong Satotang
Lema Belo Mo Panotang ***
Lagi Kayu Ka Tu Pasuk
Ka Po Sakit Tu Bau Mat
Goyo Tu Ka Dukung Sia
Na Mirik Mana Sajengkal
Satepat Lema Bau Ruris
Biyal Sate Na Mu Turit
Na Turit Ala Na Turit
Tau Pusan Na Tu Turit
Pusan Rota Sala Pikir
Kabiasa Ajak Mikir
Lamin Tempa Dadi Balong
No Si Sala Tu Samaris ***
Balong Intan Bawa Diri
Bolang Tanja Tukajongar
Edap Rena Alis Ate
Lamin Balong Mo Parange
Alis Ate Patis Boa
Nan Puin Tumung Pamendi
Kabali Datang Pamendi
Ruris No Pendek Ling Bola
Bajampang Ikhlas Ke Reda
Nonda Rungan Bawa Lenge
Kabalong Bae Tu Menong
Nannya Singin Mampis Rungan ***
Mana Si Kapasal Lutung Bau
Dadi Lapis Songko Jonyong
Soan Si Ling Tau Kelle
Si Karowe Cinde
Lamin Dadi Tali Lampak
Ya Rik Repa Si Ling Tau
Mana Si Kurang Pang Harta
Konang Mulia Ling Batin
Sai Po Intan No Satabe’
Kelle Si Sugi Gamperak
Min Kajongar Bawa Diri
Tu Rapang Roro Siong Si ***

Lawas Barapan Kebo :

Oo Sarea Rama Peno
Taku Lawas Luk Barapan
Dadi Adat Tubadesa’
Barapan Kembo Sia Ee
Dadi Adat Tu Samawa’
Ya Sangada Saruntung Tin
Benru Waya Mo Barapan
Kemas Muka Baeng Kembo
Kamata Ya Tau Kareng
Kembo Parapan Sia Ee
Siong Mara Pamatik Lin
Mangan Ngenta Yasakatu
Siong Bae Mangan Ngenta
Balangan Iring Ke Sanro
Imung Ampo Ke Sarune
Tutu Maras Tu Barapan
Lagi Kembo Lantar Saka’
Ngumang Tenris Mo Balawas
Tanya Lawas Tu Barapan
Sier Rena Jonyong Mangkar
Imung Si Ampo Ke Joge
Ta..Ta.. Ta.. Ta.. Tamo Lawas
Lawas Kapang Tu Maronge
Balong Sima Balong Menong
Nonda Dua Ling Samawa
Barapan Rame Mara Ta
Maronge Bae Gila Ee
Gila Rampis Tu Maronge
Sampanang Adat Barapan
Barundang Sasir Mo Gili
Min Barapan Pang Maronge
Mana Ada Boat Iwit
Bilin Lepas Lalo Manto
Lako Kita Tu Samawa
Masamaris Barapan Ta Kembo
Na Boe Tujual
»»  Baca Selengkapnya

Syair Lagu Album Losonk

Kemang Kuning
By : Epun Gera’

Kemang Kuning Sawir Mampis
Sinta Tutu Ya Mu Sumping
Kemang Komal No Santari

Gendras Mo Le Tu Batari
Kayu Padenung Lusit Mo
Kane Kanejak Beling No

Ajan Leno Mara Jasad
Dua Mo Dengan Tu Rabagi
Tanang Ya Seseng Mesa Si

Seseng Untung Pang Tenga Nanga
Malang Takat Jendring Tampar
Balabu Ngantung Susa Si

Palabu Untung Pang Sia
Konang Guntir No Basenda
Ku Sorong Dunung Ila Si

==================================

Remban Panungkas
By : Epun Gera’

Aku Tu Supu Parana Mesa”
Ngining Lo Langan Panesal
Satumpu Diri Polak Rasate
Luk Sempu Nonda Panulang

Kanyung Tingi Mo Pang Tokal
Sajanyar Bulan Ke Bintang
Seli Tu Ngining Kalanye Intan E
Tili Ling Bewe Kalako

Sarungan Gama Ko Gili
Ta Remban Ai No Kesat
Barereng Nonda Katumpu
Satelas Ate Satowe

Maris Balangan Badua
Na Samirit Ate Ka Kendung
Mana Ling Era Bentan Rarate
Mana Ling Era Bentan Rarate

Mana Sakeme Bentan Rarate
Satingi Balong Ko Nene
Panungkas Balat Panyoba
Panungkas Balat Panyoba

==================================

Sumpeng Kemang
By : Epun Gera’

Kompal Mo Niat Ku Ko Sia
Ate Keyal Ling Panyadu
No Monda Dengan Tu Baning
Karing Sasopo Jangi Ke Untung
           
Lamin Rasate Sumpeng Kemang Ta
Satingi Mo Gegan Ling Ate
Sakantap Kanto No Guger
No Si Urung Untung Ko Sia

Ku Menong Lawas Kaka’  e
Rapang Ku Gita Parana
Senap Mara Bulan Lis

Kasenar Caya Bulan Lis
Tangko Ling Mega Bagentan
Bintang Baliuk No Caya
Bintang Baliuk No Caya

==================================

L o s o n g
By : Epun Gera’

Antak Acin Acin Lamin No Roa Beling
Tu Rantak Mara Masin
Long De  Long De Parode Ode Ate

We eee … We eee …
Rembang Datang Masa Mata
Suar Seme Tentan Rangap
Tu Kamata Mata Rame

Barungan Rame Tu Mata
Lalo Ngayo Ete Siru
Kamata Rame Ramia

Pang Masa Nan Mo Tu Gita
Tu Taruna Ke Dadara
Maras Lawas Saling Siyer
Maras Lawas Tu Saling Siyer

We Andi...   We Kaka’ Balong..... 2 X


Tutu Maras Tu Balawas
Imung Senda Sengo Losong
Sai Po  No We Sai Po No Ya Giyer Ate

O .. Mega  Tili Gama  Ano
Payung Tu Riam Ke Sempu
Langan Senap We Langan Senap
Sangada Jangi

==================================

Tangar Do
By : Epun Gera’

Sopo Hajat Pang Andi
Sapolak Pang Aku Bae Mo
Arap Satungku Leng Jangi
Barete  Untung Tu Kita

We Nanta We Jangi
Hu Hu Hu We Nanta Na Hu Hu Hu

Kaling Manis Mu Andie
Ku Pina Ipi Parasa             
Lok Sosong Ate Kalembu
Andi Ke Gama Ku Sumpeng

Tutu Si Samin Pang Tokal
Na Arap Putes Panotang
Tu Ajar Ate Rengang Do

O Tanenang Gila E
Sanapat Lawas Tu Gama
Pese Renas Bada Tedu
Sengo Na Sampe Bewe Len

O Angin Gila  E
Bawa Ku Ngawang Ko Langit
Sanempas Pangita Ko Andi
Santung Leno Ku Turet

==================================
                                            
Renteng Malino
By : Epun Gera’

Ku Pendi Ai Ngarenteng
Ngemung Ngenat Susung Takat
Konda Ling Limung Nonda Man .. We Andi  Ee

Mana Si Ling Dalam Limung
Ta Ku Pina Bangka Nyawa
Mana Linting Ku Ketong Si

Ketong Saya Sampan (We Sampan) Tonda
Bose Dadi Timal Katir
Salayar Ate Ka Kendung
Tutu Si Ate Ka Kendung
Saling Sayang Ke Pamendi
Bagian Nonda Panempas

Saling Sarela We Andi
Maris Mo Mikir Lako Lin
Ke Aku Kena Mu Ngining

Kane Ka Rela Untung Ta
Tu Sakantap Mo Bagian
Ba No Mo Mandang Lako Lin

==================================

Ela Bata Tarang Tajo
By : Epun Gera’

We Adi Kaka’  Sanak Sempu 
Maris Tu Saling Beme
We Adi Kaka’  Sanak Sempu  
Maris Tu Saling Sayang

We...Eye.....Aye
Tu Saling Beme Tu Saling Sayang
Ko Katenrang

Lamin Ada Boat Desa
Na Tu Saling Panto Ora
Laga Mo Parenta Kewa Maras
Senap Semu Nyaman Nyawe
Ela Bate Tarang Tajo

Genras Maras Tu Barema
Saling Sakiki Jina Sakendi
Mana Lenang Sampong Leng Sio
Sadi Toar Menong Senda
Ela Bate Tarang Tajo

Dadi Mo Ama Rama Peno
Karing Saman Dunung Ana
Jangka To No Mo Kamilin
                       
Na Bilin Sendi  Gamana
Ka Panising Tau Loka
Pina Ila Ya Kasisi
Ma Kompal Maris Ko Balong

==================================

Kemang Bilen Puin
By  :  Epun  Gera

Ampin Julin Ruana
Sarea Sabar Pang Ate
Pola Tu Seseng Bagian
We  Bagian 

Parana Muris Nong Jangi
Renduk Basungu No Penang
To Bala Sajan Barimung
We  Barimung

Parana Mampis Rempo Bulaeng
Konang Ya Dadi Sampang Rasate
Ngere Si Kemang Bilen Do Puin
Santung Din Poto No Guger

Manang Padenung Tenga Ai Suning
Tampo Ling Angin Kalisu
Satange Godong No Guger
Nempas Mo Langan We Langan Ko Tenrang

Seman Mo Nempas Langan Ko Tenrang
Ate Ku Pina Palabu
Bangka Samomat Ke Nyawa
Ku Layar Jangka We Jangka Nong Liang

==================================

Lisir Samada
By  :  Epun  Gera

Lamen Pendi
Lamen Mu Sayang Na Sayate

Tendri Niat Ku Sapuan
Sasopo Rasate Ke Jangi
Pang Andi Balong Manes Leng

Kabalong Jenang Mu Balong
Sear Mampes Sawer Kemas
Ada Samodeng Mela’ Pang Aku

Kemas Andi Intan Ku Gita
No Si Oba Ya Ku Bentir
Lok Nyata Tokal Pang Ate

Mengas Ate Tenrang Pangita
No Si Ompa Ya Ku Lisir
Lok Nanta Ate Kalangke
                       
Nan Si Sendi Sesal Ko Ate
Ya Samanta Santurit Leng
Rena Ya To Dadi Susate
Pola Rara Ka Tu Ngining

Andi Parasa Gama Na
Andi Parasa Gama Na
Samada Ta We Andie
Samada Umin Ka Balong

==================================

Rabuang Tate
By  :  Epun  Gera

Rabuang We Tate Tate Sakele Kopang
Kopang Ale Ale Me Ka Lako Baeng Bale
Ka Lalo Nyembir Bela Bela Palepa Dua
Dua Ulin Datu Sopo Ulin Saleman
Bintang Sonap Selak Karang
Karang Me Mu Tama Karang Sia De Kalekok
Nyuk Nyak Ayam Cukung
Iring Anak Balo Bongkok   Kok....Kok

Bakendek Adi Bakendek
Ma Tu Lalo Iyer Buang
Buang Nan.. Buang Nan   Batali Tereng

Tu Gantong Pang Bao Langke
Langke Bale Papin Tongge
Tongge Papin....Tongge Papin  ...Si Bose

Si Bose Main Kandese
Ya Kandese Batu Enam
Enam Anak Ayam Pisak
Ayam Pisak Salasi
Iring Anak Ano Jemat
Poto Todok Dadi Sameto
Poto Todok Dadi Sameto
»»  Baca Selengkapnya

Syair Lagu Album Dida Dido - Losonk

DIDA DIDO .......TITAN

AINA INA ANAK ODE
BALONG JENANG PANDANG MATA BAYO
MATA BAYO IDA IDO DIDA DIDO

AINA INA ANAK BALONG
IMA ODE NYENTIK DADE IJO
DADE IJO IDA IDO DIDA DIDO

WE TAU DADI INA BAPAK
SAYANG GAMA ANAK DADI KITA
NA SAYATE NA SAYATE NA KALANYE

MANA LING DADI SUSA
DADI SUSA SANGARA
GANTUNA ERA NO KALAKO

TOTANG GAMA MELA KA TU AMPAR KEWA AI MATA
TIMANG SANOMPO MASA KASEAR
WE MARA REMBIN ANO JAGA

TOTANG GAMA BINING KA TU TANAM DALAM PARANA
LAWANG NYONDE BALONG ATE BENTAN TITAN
YA TIMAL MAWA LANGAN DUNIA

======================================

PASAMADA

KAMANIS ATE BAKANGAN
KAMANIR KONANG NO BOSAN
GOYO BOSAN WE NARANG SAJAN

AJAN SIA NUNG PARASA
ANGAN GAMA PASAMADA
MANA YA NO BATANG PARANA

PARANA TA MANDANG KO SIA
NO LOYA BUYA JENANG SALAKA
PARANA TA MANDANG KO SIA
MANA NO SANEJA

PARANA TA SAMANTA SIA
NO MONDA BIJA LIN TU SAMADA
PARANA TA SAMANTA SIA
MANA NO SANEJA

SIA SI RUA INTAN E
YA DADI SAMPAR RASATE
LEMA SASOPO KARANTE

======================================

RUNGAN NYONDE

GENRAS TU NOTANG LAKO TANA SAMAWA
SENAP SEMU PANG TOKAL NYAMAN PARANA
NONDA BOSAN TU SARUNGAN

GILA WE NANTA TAU DO KE SAMAWA
BILEN DESA WE BILEN SANAK PARANA
BUYA DENGAN BAWA RUNGAN

DO DESA TU TO DIRI SI KITA
DOA SIA DADI MEDO ATE TA

SALAM DOA..SALAM DOA
KO TANA SAMAWA .. WE SAMAWA
SALAM SEMBA..SALAM SEMBA
KO TAU SAMAWA .. WE SAMAWA

SARUNGAN GAMA
NYONDE TA..NYONDE TA LALO BAGURU
SIONG KA..SIONG KA LALO BASUNGU

DO DESA TU TO DIRI SI KITA
DOA SIA DADI MEDO ATE TA (SALAMAT ERA TU BONGA SAMAWA)

======================================

TUMBA – TUMBA

TUM KATUMBA TUMBA TUMBA
BALIK BATU WE GENANG
IRUP AI MANING
NGARESENG SEOK
KANINI AI DAKI
TAMBOYO BAU LEPANG LANGKAP

ALA E SAI NONGKA TO LA E NANTA GANTUNA
PANISING SAPUAN ANA LA E NANTA GANTUNA

NONDA DILA MENGAS BULAN
MANA YA KALUPA MANGAN
LANGAN BAE LING NO BOSAN
LANGAN BAE LING NO BOSAN

A CE CE DUA DARA TELU DARA
A PA PA LIMA ANA INI NA
PITU PATAHALALA
BALU SANGKUYU KUYU

TEKI IYA IYA MA TU TEKI ME PANG IYA
TEKI IYA IYA MA TU TEKI IMA SIA

WE...WE....WE....
ROBA INGO WE ROBA WE ROBA INGO DADARA GERA TO
ROBA INGO WE ROBA WE ROBA INGO TARUNA GERA TO

ANGAL SANGKOK PAPA ELA
NGOLENG LINTING BALIKELA
NO YA TUMPAN..NO YA TUMPAN
PAKENDEK WE PAKENDEK TODE SAPUAN

MALAKA MALAKIT KATUMA DALAM LEANG
MARASA KATAKIT ENENG TAWA NAN PO BEANG

======================================

MATA BALONG

WE ADO ADI GANDANG JINA JENANG MU BALONG
WE ADO ADI GANDANG JINA NO LAWA TU MANDANG
TA NYONDE SAMANTA TENDRI UNTUNG PANG YANDI

WE ADO ADI GANDANG JINA LOYA MU BUYA
WE ADO ADI GANDANG MU BUYA PUIN NO KEMANG
TA PUIN NO KEMANG ADA BUA MU TONANG

SAYANG WE SAYANG DO GANDANG
KE RIAM MATA MU NULANG
MANIS MAMPIS MARA KEMANG
KEMANG MENIR KEMANG DANGAR
KEMANG MENIR KEMANG DANGAR
KONANG NO RELA YA DADI KEMANG JEPIN NONG KUBIR

WE ANDI MA MO TU KEMBAN RASATE
BEDE DADI SAMPAR JANGI
LEMA MARIS TU SALING PENDI

======================================

MAGITA

AJAN YA GITA
AJAN YA GITA
PARANA TA LINO MARA BULAENG

SAJAN MU GITA
SAJAN MU GITA
TAMA DALAM ANGAN IPI RAMANJENG

SLONG LALO WE SIA TA
TU AJAK MANDANG NO ROA
NONDA TU SAWAI NYORONG DUNUNG
NO KE YA GANTUNA
BENTAN ILA DO BITO MESA

BARERENG LINO WE AI BUIN
TANGKO LING IMA DADARA NO TURIN
SINTA MU NULANG WE LAKO LEN
NA BILANG SESAL NANTA YA KAMILIN

WE NANTA SIA NO RASA
WE NANTA SIA NO RASA
WE NANTA SIA NO RASA
WE NANTA SIA NO RASA

======================================

BILEN MANDANG


MARAS KA TU SALING SAYANG
ANDI LALO BILEN AKU
NEJA TE NOTANG NO PUTIS

PANOTANG TA WE ANDI E
NONDA YA LUK ROA LALO
TENDRANG BALONG KA NONGKA

GUGIR GODONG SAO GILI
BABAS PUIN TAWAR TOKAL
JANGKA MO BELO TU LANGAN

LANGAN OLA TIU KULIT
ROSO REMPO ARU MENDANG
KARENGKIT IMA BENTAN ATE

NAN RUA ATE MU YANDI
PAMENDI KO AKU
MARA BANGKA NO LAYAR

RIAM MU MANIS KARANTE
ANDI BALONG EE
NO KU SANGKA YA MU BOLA

======================================

KEMBAN RASATE

TINGI PARUAK UNTER KENANGI
SAMANYAR DIN POTO MALAKA
TU MANDANG SALING DO TOKAL
NGASI PARANA NOTANG KO ANDI

TA NGINING ATE NO RIAM
MARA REMBU JENRING OLA
TURET SISI RENA NO BOSAN
OSAP RENAS SARUNTUNG NE

KANYUNG KEMANG SEAR MAMPIS
LING SAYATE MU YA SUMPING
SEMPU BALONG KA DO TOKAL
SAMIN PARANGAN LO MESA

MU KEMBAN RASATE NO RUNGAN
OMAL YA BONGKAS NA SESAL
MU SARELA WE SEMPU E
TENRI TANGIS TANE KA JANGI

SABAR WE SEMPU NO JANGI
YA MALIN KENDUNG MU LAYAR
MU BILU SAMIN MO GILI
BEANG LALO UJAN SARAMBA DIN

SATE MU PETAK TIU PABUA
KONANG BA BENDRANG NO RENAS
ATE ME NO BILEN TOKAL
ANGAN KA JANGI BOLANG KA RARA
»»  Baca Selengkapnya

Lawas Muda Mudi

Marasa kugawok sedi
No tama ko pikir akal
To dapat tosi ramalik
--------------------------
Ala we mana kupendi
Ta kubada rasa kaku
Kena siya nesal ngineng
-----------------------------
Kubada siya ngere to
Sipat kami tu salaki
Basato lasung bakomong
-----------------------------
Jangi kami tu salaki
Tu arap reda kasuka
Mana no ujan ka gunter
--------------------------------
Tengamo petang gila we
Ngaremo anak Piyoko
Luk sopo jangi ke aku
Kemang nonda leng desa ta
Ada leng poto jambangan
Kututet jangka kusumpeng
-----------------------------
Buwa kusamanta sumpeng
Mampes nan saser desa ta
Kulayar mana kurugi
---------------------------
Puji diri Si lalayang
Ntek ko bawo kati awan
Turen ko tana buyangsi
---------------------------------------
Sareya siyasi lagina
Tu sanyele arap
Lamen no siya saipo
----------------------------------------
Nosoda sama nan maras
Tu saleng gayong kanyaman
Pasasenap desa darat
----------------------------
Lamen bakompalmo niat
Bose sangangkang lit rea
Na beyang bilu lako len
--------------------------------------------
Ngibar piyo kalis Empang
Tarepa kayu nonda den
Na nesal lamen nonda rep
---------------------------------
Kanatang kami lako. ta
Nosoda anung tu bentan
Godong kayusi salamar
---------------------------------
Nosoda sama nan maras
Batemung untung ke andi
Ade ka do dadi parak
------------------------------------------
Saribu bintang leng langit
Lamen nonda rupa siya
Salingong mata kunulang
-------------------------------
Saribu dengan kutokal
Lamen nonda rupa siya
Salingong mata kunulang
--------------------------------------
Gila we nanta piyo nan
Tarepa kayu nonda den
Bagian aku ruwana
---------------------
Ka kuojongsi parana
Tills no kubeyang basa
Ujan tampeyar kukeme
-------------------------------
 
Sumber : http://lawas-usman.blogspot.com/
»»  Baca Selengkapnya

Lawas Dunia & Pergaulan

Ka datang sangka kuangkang
Mole kusanturit kemang
Lema mampis bawa rungan
-----------------------------------------
Tarno kuramalik mole
Nosoda su ka kubentan
Ling manis siya kutotang
-----------------------------------------
Tutu desa tu sama lin
Lamen rampak salam doa
Rapang tu basai tokal
------------------------------------------
Ngibar piyo 'Io lempat lit
Susung angin Barat Siwa
No kalupa pang ka nyampe
Ngibar piyo kalis Empang
Tarepa leng jambang kami
To gama din tu pendi
Lagi eta ketong turis
Kapo arap diri belo
Goyo kaji ketong siya
----------------------------------------------------------------------------------
Ka mu ete anak tau
Na musayang mara kemang
Mara me gama no bosan
Ka rusaksi ne peno to
Den kuning baesi guger
Aku kasungkar ke akar
Lamen parana no nyaman
Ta nya medomu kusempit
Kaya olo towar basa
Apapo ampo mubuya
Buin ads dalam bale
Bosan mujarip mupaning
---------------------------------------------------------------
Kayu sapuen leng sideng
Ramba godong ruris lobo
Manis gama bau mukepal
Lamen marismo mukepal
Saruntung bewe muciri
Ma nyaman muntek turin
Lagi bulan bawo awan
Kapo langan leng kapangan
Goyo kita leng dunia
--------------------------------------------
0 sarea rama peno
Na panto bantu gamana
Ya tu bangun desa kita
---------------------------------------------------
Tuna sawaimu jago
Turet sipat siso bako
Ruris luwar bengkok dalam
-----------------------------------------------------
Sawai kau baesi
Tumpi diri mara mako
Ko lako santaning rasa


Sumber Posting :
http://lawas-usman.blogspot.com/
»»  Baca Selengkapnya

LAWAS KISAH SAIDINA UMAR & UMAIR BIN SAAD

LAWAS KISAH SAIDINA UMAR & UMAIR BIN SAAD

Kisah Saidina Umar dan Umair bin Saad ini,saya tulis dalam 88 buah lawas. Mudah-mudahan terinspirasi dalam kehidupan kita khususnya Tau Samawa dalam membangun jati diri sebagai masarakat yang berbudaya dan beriman kepada sang Khalik.Begitu pula dengan Lawas-Lawas yang insya Allah akan meramaikan blog ini, budaya Samawa' yang sekarang mulai tergerus oleh budaya asing akan bisa dilestarikan.


















Sumber : http://kumpulanlawas.blogspot.com/
»»  Baca Selengkapnya

Senin, 22 Oktober 2012

Satera Jontal

Konon, saat manusia belum mengenal tulisan (saman pra sejarah), manusia saling berhubungan atau berkomunikasi sesamanya hanya dengan kata-kata, namun seiring dengan berjalannya waktu, komunikasi antar manusia pun berubah menjadi beragam cara termasuk lahirnya berbagai simbol atau tulisan (saman sejarah).


















Merasa 'gengsi' dengan beragamnya kebudayaan yang eksis di dunia, maka Sumbawa pun melahirkan sebuah karya budaya dalam bentuk sastra tulisan yang dinamakan satera jontal. Satera jontal bukan sebuah sastra dari tulisan, melainkan bagaimana simbol tulisan itu sendiri disepakati dan dijadikan alat untuk berkomunikasi dalam bentuk tulisan..


















Satera Jontal merupakan kebudayaan kuno etnis Samawa (sumbawa) yang diwujudkan dalam bentuk lambang, kemudian tiap-tiap lambang tersebut terdapat makna tersendiri. Dinamakan satera jontal, karena tulisan ini banyak ditulis di atas jontal (daun lontar). Dan Satera merupakan sastera dalam bahasa Indonesianya.

Daun lontar merupakan tanaman yang banyak tumbuh di dataran sumbawa. untuk menulis satera jontal bukan menggunakan tinta, namun bara apilah yang digunakan untuk menggores permukaan lontar tersebut sehingga berbentuklah kalimat. peninggalan satera jontal masih ada di sumbawa. dan itu merupakan barang sejarah yang harus di lestarikan

»»  Baca Selengkapnya

Nyema Kuri

hanya terdengar suara serune
maka tangan-tangan bersedekap pada hati yang sujud
mengepal kuat seperti tangan-tangan bayi yang baru lahir
tubuhpun terduduk diam
kepalapun serentak menunduk
menyatu bersama hening
sepenuh pasrah

ketika saatnya tiba
suara serune mengalun syahdu
lantunkan ulan nguri
maka jari-jemari yang mekarpun
perlahan-perlahan menguncup
halus dan lembut
satukan telapak-telapak
dalam kelopak-kelopak hati

lalu tangan-tangan melepas sedekap
biarkan lutut menjejak bumi
bersama tubuh dan jiwa yang pasrah
bangkit me-nyema kuri
“bukan dirimu yang ku sembah
tapi sumpahmu pada allah
sang maha pencipta
yang menjadikanmu laksana intan
maka terimalah persembahanku ini
sebagai bukti pengabdian
      dan kepasrahanku padamu”.
»»  Baca Selengkapnya
Template by : kendhin x-template.blogspot.com